No menu items!

Become a member

Get the best offers and updates relating to Liberty Case News.

Selai Kacang untuk Menurunkan Berat Badan? Apakah Itu Bekerja dan Mendapatkan Bentuk Tubuh?

Selalu terdengar selai kacang lebih sehat daripada mentega? Inilah semua yang perlu Anda ketahui cara kerja selai kacang untuk menurunkan berat badan. Mempertahankan berat badan...
HomeGaya Hidup SehatDiet Pada Asma: Makanan Mana yang Harus Dimakan Dan Dihindari

Diet Pada Asma: Makanan Mana yang Harus Dimakan Dan Dihindari

Beberapa jenis makanan sebenarnya bisa bermanfaat pada asma, berikut adalah makanan yang perlu Anda sertakan atau keluarkan dari diet Anda.

Asma adalah kondisi pernapasan yang dapat menyebabkan sesak napas dan beberapa komplikasi jika tidak diatur secara akurat. Disarankan oleh dokter untuk selalu membawa inhaler jika Anda menderita asma. Serangan asma dapat terjadi kapan saja dan dapat menyebabkan penurunan kesehatan secara keseluruhan. Biasanya tidak mungkin untuk mengobati asma sepenuhnya tetapi kesulitan dapat dicegah dengan bantuan makan buah-buahan dan sayuran segar. Nutrisi yang baik bermanfaat bagi pasien asma dan mengurangi risiko serangan asma. Berbagai jenis nutrisi dapat membantu dalam memberikan manfaat bagi kesehatan pasien asma. Hari ini kita akan membahas tentang pilihan makanan yang harus dipilih dalam diet asma.

Asma dan Diet

Nah jika Anda mencoba menghubungkannya melalui suatu kondisi maka Anda mungkin mengetahuinya melalui masalah pernapasan. Asma merupakan penyakit pernapasan dan menyebabkan sesak napas, makanan yang dapat meningkatkan kadar oksigen dalam darah justru dapat membantu pasien asma. Jenis nutrisi yang Anda konsumsi memengaruhi berbagai fungsi tubuh termasuk pernapasan. Satu makanan sebenarnya tidak dapat memberikan dampak besar pada asma tetapi diet yang tepat yang penuh dengan buah-buahan dan sayuran segar memang memiliki efek positif pada kesehatan.

Baca Juga :   Bayam Vs Klabet: Mana yang Lebih Sehat?

Makanan untuk Dimakan di Asma

  1. Perbanyak Asupan Vitamin D

Vitamin D diperlukan untuk pasien yang menderita asma karena dapat membantu menghindari masalah asma pada anak-anak. Anak-anak berusia antara 6 hingga 15 tahun perlu mengontrol kandungan vitamin D-nya karena dapat meredakan gejala asma. Anda dapat memiliki vitamin D alami dari sinar matahari atau memilikinya dengan mengonsumsi makanan berikut :

  • Telur
  • Susu salmon dan susu kedelai
  • Salmon
  • Sari buah jeruk
  • Vitamin A dalam Diet

Vitamin A dapat menurunkan gejala asma dan mengurangi risiko serangan asma. Ini sangat bermanfaat bagi anak-anak dan dapat membantu untuk mengendalikan asma pada orang dewasa juga. Kadar vitamin A yang lebih tinggi meningkatkan fungsi paru-paru dan memperkaya sumber kandungan vitamin A yang lebih baik. Beberapa sumber vitamin A yang baik adalah :

  • Wortel
  • Ubi jalar
  • Sayuran berdaun hijau termasuk bayam, selada, dan kangkung
  • Brokoli
  • Apel dan Pisang
Baca Juga :   Tidak minum cukup air selama musim dingin? Tips Cara Tetap Terhidrasi

Makan apel secara teratur juga dapat mengurangi risiko serangan asma pada pasien. Apel juga membantu meningkatkan fungsi paru-paru orang dan meningkatkan kesehatan mereka secara keseluruhan. Pisang juga menunjukkan dampak positif pada kesehatan orang yang menderita asma. European Respiratory Journal telah menemukan bahwa pisang membantu mengurangi efek mengi pada anak-anak dengan asma. Antioksidan yang ada dalam buah ini dan kandungan kalium meningkatkan fungsi paru-paru mereka dan mengurangi masalah asma.

  • Magnesium

Rekomendasi untuk memiliki makanan yang kaya magnesium untuk memperbaiki kondisi asma. Magnesium juga membantu dalam meningkatkan aliran paru-paru dan volume di paru-paru. Ini dapat menguntungkan sistem Anda jika Anda menambahkan makanan ini dalam diet Anda yang kaya magnesium :

  • Cokelat hitam
  • Bayam
  • Biji labu
  • Salmon
  • Chard Swiss

Makanan yang Harus Dihindari pada Asma

Selama asma, Anda harus menghindari beberapa makanan yang dapat memicu serangan asma. Anda juga harus berkonsultasi dengan dokter dan ahli gizi Anda sebelum memiliki makanan tertentu dalam diet Anda.

  1. Sulfit

Ini adalah jenis pengawet yang dapat memperburuk gejala asma pada orang. Sulfit harus dihindari dalam makanan karena dapat menyebabkan sebagian besar masalah. Berikut adalah beberapa makanan yang memiliki sulfit di dalamnya :

  • Buah-buahan kering
  • Anggur
  • Makanan dengan acar
  • Botol jus lemon atau jus jeruk nipis
  • Ceri Maraschimo
  • Makanan yang menyebabkan gas dapat memicu Asma
Baca Juga :   Nyeri panggul kronis: gejala, penyebab, diagnosis, pengobatan

Makan dan mengonsumsi makanan yang dapat meningkatkan gas di perut juga harus dihindari dalam diet asma. Makan besar juga menyebabkan gas di perut dan memberi tekanan pada diafragma Anda. Orang yang mengalami refluks asam memiliki masalah ini khususnya dan karenanya sesak dada dapat dipicu. Suar asma dapat disebabkan karena gas dalam tubuh :

  • Kacang
  • Kubis
  • Bawang
  • Bawang putih dan pasta bawang putih
  • Makanan yang digoreng
  • Mengkonsumsi minuman berkarbonasi
  • Suplemen buatan

Suplemen dan pengawet buatan dapat membahayakan kesehatan Anda dalam kedua kondisi tersebut. Ini bahkan bisa menjadi lebih buruk pada penderita asma oleh karena itu hindari makanan yang bisa mengandung pemanis kimia atau pengawet. Orang yang sensitif terhadap bahan buatan bisa saja mengalami serangan karena mengonsumsi makanan tersebut.

Vega – UKDW 2018