No menu items!

Become a member

Get the best offers and updates relating to Liberty Case News.

9 Hal Wajib Diketahui Jika Anda Ingin Buka Usaha Rumah Makan

Buka usaha rumah makan bukanlah usaha yang ringan. Tapi anda harus benar-benar mempertimbangkan hal-hal dibawah ini. Karena jika tidak, maka rumah makan anda tidak...
HomeNewsTazos Penglaris Jajan Anak Tahun 90 an - Anti Kekinian

Tazos Penglaris Jajan Anak Tahun 90 an – Anti Kekinian

Dalam sepekan ini tema di seputarmakan adalah jajanan jadul, memori masa lalu kita sebagai anak maupun orang tua pasti tidak lepas dari jajanan jadul seperti anak mas, chiki dll. Jajanan jadul yang paling digemari oleh anak anak salah satunya adalah chiki ( walaupun sebenarnya chiki hanyalah nama bukan jenis jajanan jadul) , jajanan ini juga menjadi salah satu jajanan yang kadang di benci orang tua, bagaimana tidak setiap hari kalo di kasih uang saku jajanya ini terutama buat cowok cowok.

Bagi yang belum tahu  tazos, Tazos adalah hadiah dari makanan kecil, walaupun ada pula yang menjual Tazos secara terpisah. Bentuk Tazos bermacam-macam, ada yang segi delapan, bentuk lingkaran dan lingkaran yang bergerigi dibagian sampingnya. Karena beragam bentuk dan gambarnya inilah, banyak anak-anak yang menjadikannya sebagai barang koleksi saat itu. Di Indonesia, Tazos yang paling tekenal ialah Tazos dengan gambar Pokemon dan Looney Tones yang bergerigi di bagian sampingnya. Hal ini kemudian memicu kenaikan penjualan produk-produk yang memberikan hadiah Tazos pada setiap penjualanya. Padahal Tazos cuma terbuat dari plastik, karton atau seng. Karena kesuksesanya itulah maka kemudian Tazos menjadi senjata ampuh untuk meningkatkan penjualan produk anak-anak. Zaman dulu Tazos ini bisa didapat dengan membeli makanan ringan “Chiki, Cheetos dan JETZ”. Ketiga snack tersebut diproduksi oleh Indofood Fritolay Makmur yang bekerja sama langsung dengan PepsiCo.

Baca Juga :   Info Penemuan STNK

Tazos ini biasanya dimainkan oleh beberapa orang dan bentuk permainannya bermacam-macam. Salah satu yang sering dilakukan zaman dulu ialah bermain tembak sasaran dengan Tazos ini. Permainannya dimulai dengan mengumpulkan Tazos masing-masing peserta dengan jumlah yang telah disepakati bersama. Kemudian Tazosnya ditumpuk ke atas dan mulai menembak dengan Tazos jagoannya. Yang mulai pertama biasanya ditentukan dengan Hopimpa. Siapa yang bisa menembak mengenai tumpukan Tazos, ia berhak mengambil semua Tazos yang telah ditumpuk tadi. Tapi ada pula yang cara bermainnya dengan melemparkan Tazos secara bersamaan ke udara. Yang menang ialah yang Tazosnya jatuh dalam posisi gambarnya berada di atas dan berhak mengambil Tazos yang kalah.

Baca Juga :   Info Orang Hilang (Yohendra Nurmei Sandi)

Selain itu juga ada yang memainkan Tazos ini menjadi sebuah karya seni. Di mana zaman dulu banyak orang yang merangkai Tazos ini menjadi berbagai bentuk unik. Ada yang membuatnya menjadi rangkaian pesawat terbang, sepeda, boneka sampai merangkai seperti bola.

bagi yang penasaran sama penampakanya

 

beberapa permainan lain dari tazos adalah sebagai berikut

a. tembak sasaran
dua pemain atau lebih mengumpulkan tazosnya dengan jumlah sesuai kesepakatan, kemudian tazos yang terkumpul ditumpuk menjadi satu, kemudian setiap pemain bergantian menembak tumpukan tazos tadi , barang siapa yang bisa mengenainya, maka tumpukan tazos itu menjadi miliknya

b.gambar atau logo
setiap pemain memilih satu tazos jagoan, kemudian tazos dilempar. barang siapa yang tazosnya jatuh dalam posisi gambar berada di atas, maka dialah yang menang (cara permainan ini adalah yang paling sering dimainkan)

Baca Juga :   Ada 10 Tempat Makan Tersembunyi Di Jogja Dengan Rasa Yang Enak Dan Murah

c.attack and defense
permainan ini membutuhkan sedikit pemikiran dan strategi, karna cara permainan ini hampir mirip dengan yu gi oh, jadi pada intinya kita mengolah tazos agar menjadi kombinasi tazos dengan nilai tertinggi (dihitung berdasarkan jumlah bintang yang tertera pada tazos).

Tujuan awalnya, Tazos diberikan sebagai “hadiah”, yaitu bentuk terima kasih produsen terhadap anak-anak yang membeli Chiki snack. Namun lambat laun, Tazos berubah menjadi sebuah “harga diri” di kalangan anak-anak. Mereka berlomba mengumpulkan Tazos sebanyak mungkin. Barang siapa yang memiliki Tazos dalam jumlah yang sangat banyak, ia akan dianggap sebagai raja dan pemenang yang otomatis mempengaruhi harga diri dan mental anak.

sumber : djamandoeloe.com,