fbpx
 

Paradise : Candi Borobudur

Candi Borobudur yang megah adalah monumen Budha terbesar di dunia, sebuah situs kuno luas dianggap sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia. Dibangun pada abad ke-9 pada masa pemerintahan Dinasti Syailendra itu, desain candi di arsitektur Gupta mencerminkan pengaruh India di wilayah ini, namun ada adegan adat cukup dan elemen dimasukkan untuk membuat Borobudur khas Indonesia. Monumen kekaguman inspirasi ini benar-benar sebuah keajaiban. Setelah kunjungan di sini Anda akan memahami mengapa itu adalah daya tarik wisata yang paling banyak dikunjungi di Indonesia dan ikon terkenal dari warisan budaya Indonesia.

Paradise : Candi Borobudur
Paradise : Candi Borobudur

Terletak di pulau Jawa, candi duduk anggun di puncak bukit menghadap ke ladang hijau subur dan bukit-bukit yang jauh. Ini mencakup area besar, berukuran 123 x 123 meter. Monumen adalah sebuah keajaiban desain, dihiasi dengan 2.672 panel relief dan 504 patung Buddha. Arsitektur dan batu candi ini tidak ada bandingannya. Dan itu dibangun tanpa menggunakan jenis semen atau mortar! Struktur adalah seperti satu set blok saling Lego besar yang diselenggarakan bersama-sama tanpa lem apapun.

Candi ini tetap kuat bahkan melalui sepuluh abad kelalaian. Itu ditemukan kembali pada tahun 1815, terkubur di bawah abu vulkanik. Pada tahun 1970-an Pemerintah Indonesia dan UNESCO bekerja sama untuk mengembalikan Borobudur untuk mantan keagungan restorasi mengambil delapan tahun untuk menyelesaikan dan hari ini Borobudur adalah salah satu Indonesia dan harta dunia yang paling berharga.

Candi ini dihiasi dengan ukiran batu di relief mewakili gambar dari kehidupan Buddha. Komentator mengklaim bahwa ini adalah ansambel terbesar dan paling lengkap dari relief Buddha di dunia, tak tertandingi dalam bernilai seni.

Monumen ini merupakan sebuah kuil untuk Sang Buddha dan tempat untuk ziarah Buddhis. Sepuluh tingkatan candi melambangkan tiga divisi sistem kosmik agama itu. Sebagai pengunjung memulai perjalanan mereka di dasar candi, mereka membuat jalan mereka ke puncak monumen melalui tiga tingkat kosmologi Budha, Kamadhatu (dunia keinginan), Rupadhatu (dunia bentuk) dan Arupadhatu (dunia tak berbentuk). Sebagai pengunjung berjalan ke atas monumen memandu peziarah masa lalu 1.460 panel relief cerita pada dinding dan langkan.

Seluruh monumen itu sendiri menyerupai stupa raksasa, tapi dilihat dari atas membentuk sebuah mandala. Stupa besar di puncak candi duduk 40 meter di atas tanah. Kubah utama ini dikelilingi oleh 72 patung Buddha duduk di dalam stupa yang berlubang.

Sejarawan menunjukkan bahwa nama Borobudur berasal dari bahasa Sansekerta ‘Vihara Buddha Uhr’ atau ‘biara Buddha di bukit’.

sumber : tournesia.com 

Next Post

Inspirasi : Cerita Lanjutan Ojek Pak Soleh dan Dewi Rachmayani

Mon Sep 7 , 2015
Masih ingat dengan kisah Inspirasi : Semangat Pak Soleh , Ojek di Daerah Palmerah nampaknya Tuhan belum ingin cerita inspiratif ini berakhir. Keiklasan pak soleh dan kebaikan mbak dewi ternyata menjadi pemberitaan yang menginspirasi banyak netizen Indonesia, mari kita simak Inspirasi : Cerita Lanjutan Ojek Pak Soleh dan Dewi Rachmayani yang Seputar Indonesia […]
Inspirasi : Cerita Lanjutan Ojek Pak Soleh dan Dewi Rachmayani

Berita Tugu

Pusat Berita Terupdate Dari Kotamu

Berita Tugu | Pusat Berita Terupdate Dari Kotamu | https://www.beritatugu.com