fbpx

Akhir Petualangan Geng Sekolah MGK

#InfoCegatanJogja #JogjaUpdate #SeputarJogja #KriminalJogja #JogjaHariIni #BeritaJogja #KabarJogja #Klithih #KlithihJogja

Tidak ada kejahatan sempurna. Hanya waktu Polisi pasti mengungkapnya. Seperti malam biasanya, Polisi berupaya mengamankan wilayah Sleman agar bebas dari kejahatan jalanan yang dilakukan oknum pelajar secara random, unit Reserse dan patroli Polres Sleman menyusuri jalan yang rawan di malam hari berdasarkan info masyarakat.

Upaya kerja keras aparat dibantu info dari masyarakat akhirnya membuahkan hasil. Sekelompok remaja usia sekolah yang tergabung dalam sebuah geng yang membawa senjata tajam di jalan Ringroad Barat, Gamping Sleman tadi malam sekitar jam 02.00. Aparat mencurigai saat patroli berpapasan dengan segerombolan orang membawa senjata tajam mengarah dari arah Demak Ijo menuju ke arah Jombor. Bertindak cepat aparat yang melakukan patroli melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan 8 orang yang 6 diantaranya masih berstatus pelajar kelas 1, 2 dan 3 di SMK Maar*f1, sedangkan 2 lainnya adalah pengangguran yang juga merupakan alumni SMK yang sama. Kebetulan atau memang seperti ini jaringan geng antara alumni dan siswa aktifnya, dimana para alumni bersama junior yang masih sekolah keluyuran di malam hari.

Baca Juga :   Penemuan Sepeda Motor di Area Persawahan Jakal km12

Muncul pertanyaan dibenak kita, apa yang dicari mereka saat malam hari keluyuran sambil bawa Sajam ?
Apakah ini benar yang namanya geng sekolah ?

Setelah dilakukan interogasi oleh petugas, diketahui bahwa ke delapan orang tersebut adalah anggota geng sekolah yang mereka namai MAAR*F ISLA**C / MGK (Maar*f Garis Keras) yang beranggotakan siswa ataupun lulusan dari SMK Maar*f 1.

Baca Juga :   Kecelakaan Mobil Di Pulowatu Sleman

Mereka juga mengakui pernah melakukan pembacokan di wilayah Bantul. Adapun Barang bukti yang diamankan oleh petugas dari mereka adalah 5 motor, satu buah pedang dan satu buah celurit.

Tentunya kita perlu mengapresiasi kerja Polisi terkait pengungkapan kelompok geng tersebut. Bravo Polisi, tetap semangat menjaga Yogyakarta 💪🏿.

Tapi disatu sisi sebagai warga Jogja tentunya kita merasa miris dan sedih melihat kejadian ini. Kita mempunya PR bersama untuk menuntaskan persoalan ini. Meskipun faktanya di Jogja angka kriminalitasnya rendah dibanding kota-kota lain, tentu saja kejadian yang hanya beberapa ini cukup menjadikan kita mengelus dada.

Baca Juga :   Surat Dari Ganjar Pranowo Untuk Petugas & Relawan Yang Berjuang Melawan Covid-19

Pertanyaan yang mungkin timbul di benak kita :

1. Kemana orangtua mereka yg membiarkan anak-anaknya keluyuran di malam hari ?
Apakah mereka tidak dicari…🤔

2. Bagaimana peran sekolah terhadap keberadaan geng sekolah dengan melibatkan para alumni ? Semustinya sekolah dapat mendeteksi…🤔.

3. Seperti apa proses hukum bagi mereka hingga proses meja hijaunya tentu saja (titipan bang Yanto Sumantri ..🤔.

Renungan Akhir Pekan

sumber : info cegatan jogja – Abi Uwais‎

Listian Berita Tugu

Next Post

Info Orang Hilang (Dito)

Mon Feb 17 , 2020
#OrangHilang #InfoOrangHilang #JogjaUpdate #SeputarJogja #JogjaHariIni #BeritaJogja #KabarJogja #PencarianOrang mbok mnwi ngrtos anak nki lurrr…sdah seminggu pergi mninggalkan rumahh. nama=DITo alamat=ngenden banaran3/9 kec=grogol kab=sukoharjo sak drunge matur swun…hub”i 08213682346 🙏🙏🙏 sumber : info cegatan jogja – Raditya Zhevan Saputra Baca Juga :   #SapaAruhSriSultanHBX , Himbauan Gubernur DIY Sri Sultan HBX […]

Berita Tugu

Pusat Berita Terupdate Dari Kotamu

Berita Tugu | Pusat Berita Terupdate Dari Kotamu | https://www.beritatugu.com