Lika-Liku Putaran Satu PS Sleman

Berstatus tim promosi, PS Sleman berhasil menarik perhatian para penikmat sepakbola Indonesia. Pada putaran pertama Liga 1, PS Sleman berhasil mengemas 24 poin dalam 17 laga yang dilakoninya. Laskar Sembada menorehkan 6 kali hasil kemenangan, 6 kali hasil imbang dan 5 kali menelan kekalahan. Dengan hasil tersebut membuat PS Sleman berada dipapan atas klasemen Liga 1 dan menjadi tim promosi dengan nilai terbaik.

Hasil tersebut tentu tidak lepas dari racikan apik ala tangan dingin pelatih Seto Nurdiyantoro. Berbekal pemain yang rata-rata usianya masih muda, Seto berhasil menunjukkan permainan apik punggawanya dengan permainan disiplin dalam bertahan dan menyerang.

Juga disertai semangat juang tinggi membuat permainan yang disajikan terlihat sangat enak untuk dinikmati. Umpan satu dua ditambah skill individu yang dipertontonkan para pemain menjadi bumbu tambahan dalam setiap laga Super Elja sehingga mampu menunjukkan keindahan sepak bola.

Ketenangan pemain dalam mengolah si kulit bundar juga patut mendapat apresiasi. Pada saat membawa bola para pemain terlihat sangat menikmati serta tenang dalam mengalirkan bola dari kaki ke kaki bahkan ketika diarea pertahanan sekalipun, hal ini seringkali membuat para penonton cemas bercampur takjup melihat apa yang dipertunjukkan pemain.

Dengan kondisi tersebut tak jarang membuat lawan kerepotan dalam meladeni permainan para punggawa PSS, bahkan dengan permainan yang lepas beberapa kali PSS mampu mencuri poin di kandang lawan. Hal tersebut tentu perlu ditingkatkan sehingga konsistensi permainan terjaga dalam setiap laga.

Kehadiran suporter juga sangat berpengaruh terhadap mental seluruh tim, baik dari pelatih sampai pemain. Dukungan 90 menit tanpa henti seakan menjadi energi tersendiri bagi para pemain. Tepukan tangan dan irama perkusi seolah menjadi pengahantar doa yang menggema mengiringi langkah punggawa.

Namun, disamping itu, dengan usia para pemain yang rata-rata masih muda, para pemain terkadang sulit untuk mengontrol emosinya, terbukti pemain sering mendapatkan kartu yang semestinya tidak perlu. Hal ini jelas akan sangat merugikan tim.

Disamping denda yang harus dibayar, pemain juga tidak dapat dimainkan apabila terkena akumulasi kartu, dengan ini diharap jajaran tim pelatih dapat memberikan perhatian lebih terhadap pemain yang memiliki tingkat karakteristik emosi yang tinggi agar pemain mampu mengontrol emosinya.

Kedalaman skuad PS Sleman yang kurang seimbang antara pemain inti dan lapis kedua pada posisi tertentu juga menjadi evaluasi tersendiri bagi manajemen guna merekrut pemain untuk membela PSS Sleman kedepannya. Seringkali PS Sleman seperti kehilangan permainan apiknya ketika satu atau dua pemain andalannya tidak dapat tampil akbiat cedera atau akumulasi kartu yang diterimanya.

Sehingga kedepannya harus ada perbaikan pada beberapa lini yang menjadi sektor permainan kunci PS Sleman, terbukti dari beberapa laga home yang seharusnya mampu mengamankan poin justru harus rela berbagi angka dengan tim tamu, bahkan harus rela 3 poin bagi tim tamu.

Dengan hal ini perbaikan pada beberapa lini diharapkan mampu menjaga performa tim dan menambah daya gedor agar pada putaran kedua nanti tetap mampu bermain apik dalam setiap laga yang dilakoninya sehingga mampu mengamankan poin pada saat laga kandang maupun tandang.

Secara keseluruhan, PSS Sleman telah berhasil menunjukkan kebolehannya dalam bersaing di kompetisi Liga 1 serta menjelma sebagai tim kuda hitam yang patut diperhitungkan tim lawan. Dengan ini, jajaran manajemen diharapkan lebih jeli melihat kondisi tim.

Para pemain kunci yang bersinar pada paruh pertama untuk diberikan sodoran kontrak jangka panjang, hal ini agar membentengi para pemain dari incaran tim lain dan diharapkan tetap mampu berkontribusi untuk PS Sleman pada musim yang akan datang.

Dengan menengok kedalaman skuad serta hasil pertandingan pra-musim tentu hasil ini diluar ekspektasi para pecinta sepakbola, khususnya Sleman Fans. Namun inilah sepak bola dengan segala intriknya. Terlepas dari materi, siapa yang mampu bermain dengan hati, dia akan mampu mengalahkan ekspektasi. Akhir kata, sampai kau bisa! Ale!

sumber : sleman-football.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Seorang Bapak Terlantar Di Jalan Brigjend Katamso Yogyakarta

Mon Sep 23 , 2019
Mohon bantuan bagi yang mengenal bapak ini menurut pengakuan bapak nya dia orang Brosot saat ini beliau sedang merasakan sakit dan beliau blm bisa pulang kerumah di karenakan kondisi sakitnya, sekarang dia berada di jalan Brigjen katamso,selatan bank BCA. Atas bantuannya saya ucapkan banyak” terimakasih apabila ada kata” yg kurang […]

Berita Tugu

Pusat Berita Terupdate Dari Kotamu

Pusat Berita Terupdate Dari Kotamu