fbpx
 

Diduga Ngambek Kepada Suami, Seoarang Istri Nekat Gantung Diri

Ngambek Dengan Suami, Wanita Cantik Nekat Gantung Diri di Pintu. Tinggalkan Wasiat Untuk Anak Tercinta.

Diduga karena masalah sepele, setelah bertengkar dan ngambek dengan suami dan teh buatannya tidak diminum. Seorang wanita cantik bernama Catur Agustiningsih (32) ditemukan tewas gantung diri di pintu kamarnya. Temuan itu menggegerkan warga Jalan Sei Mintan, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru Riau, Rabu (30/10).

Sebelum gantung diri, korban sempat menelpon 3 orang tetangganya untuk menemuinya dirumah. Diduga korban tidak benar-benar berniat untuk gantung diri, karena korban sempat minta tetangganya untuk datang menyelamatkannya. Sayangnya mereka terlambat datang. “Setelah ditanyai oleh adik kandung dan adik iparnya, mereka benar ditelepon oleh korban untuk datang ke rumahnya,” ucap Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya, Iptu Aspikar.

Kemudian, adiknya itu mencari korban ke kamarnya. Rupanya, kondisi pintu terkunci dari dalam. Saat digedor pintu kamar dan dipanggil juga tidak ada jawaban dari dalam. Melihat gelagat mencurigakan, ketiga tamu dan 2 adiknya itu langsung berniat mendobrak pintu kamar. Kecurigaan menjadi kuat, setelah mereka melihat ada kain jilbab / selendang yang terjepit diatas pintu kamar.

“Ketiga tamu dan 2 adik korban melakukan pendobrakan terhadap pintu kamar tersebut. Pendobrakan pintu menjadi semakin sulit karena tubuh korban mengganjal pintu tersebut. Setelah pintu berhasil dibuka, korban langsung terjatuh dengan kondisi leher terikat kain jilbab dengan lidah tergigit. Setelah dicek korban sudah dalam keadaan tidak bernafas. Mendapat laporan itu, anggota unit Reskrim Polsek Bukit Raya langsung mendatangi lokasi kejadian. Setibanya di sana, petugas melakukan olah TKP, dan meminta keterangan beberapa orang saksi.

“Dugaan sementara, korban meninggal dikarenakan gantung diri. Menurut keterangan saksi yang merupakan keponakan korban, sebelumnya korban sempat bertengkar dengan suaminya,” jelasnya. Korban juga sempat menelpon suaminya menanyakan ‘kenapa teh tidak diminum, apa sudah tidak menghargai aku lagi sebagai istrimu’. Jadi dugaan kita dia mati karena gantung diri,” tutup Bainar. Di lokasi kejadian itu, polisi juga menemukan secarik kertas. Yang isinya, merupakan pesan korban untuk anaknya. Adapun isinya yakni,

‘MAAFIN MAMA YA BHI. . . MAMA GAK BISA DAMPINGI OBHI, MAMA SAYANG OBHI, JD ANAK YG PINTAR YA SAYANG, JGN NYUSAHIN ORANG. . . MAMA YAKIN ADEK BISA. . .’

Saat ini, jasad CA sudah dibawa ke RS Bhayangkara, yang berada di Jalan Kartini. Tujuannya, untuk dilakukan visum.

sumber : INFO KRIMINAL & LALU LINTAS ( Nusantara ) – Firsta Angga Yulianra Subiakto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Pelaku Pembacokan Berhasil Diringkus

Thu Oct 31 , 2019
Radio ANDIKA 19.57 HS, warga Desa Sukosewu Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar diamankan petugas Polres Blitar setelah membacok dua orang. Pria itu diamankan petugas setelah melukai dua korbannya, EFENDI dan MALIK, tetangga yang juga masih kerabatnya, Selasa kemarin. BRIPTU HARYO CATUR, Bamin Humas Polres Blitar menjelaskan, awalnya saat itu sekitar jam […]

Berita Tugu

Pusat Berita Terupdate Dari Kotamu

Pusat Berita Terupdate Dari Kotamu